Petugas Kelas VIII.7 Sukses Gelar Upacara Bendera, Pembina Tekankan Pentingnya Disiplin dan Pemanfaatan Waktu.

Upacara bendera hari Senin (11/05/2026) pagi berjalan dengan penuh khidmat, tertib, dan lancar dilapangan SMPN   1 Kota Bima. Pada pelaksanaan kali ini, para siswa dari kelas VIII.7 dipercaya menjadi petugas upacara. Didampingi langsung oleh wali kelas Ibu Herning SPd mereka, seluruh perangkat petugas mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan terorganisasi.Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Suhardin, S.Pd.(Waka Humas) memberikan apresiasi tinggi serta menyampaikan beberapa poin amanat penting kepada seluruh peserta upacara.Apresiasi dan Penekanan Karakter Disiplin Dalam awal amanatnya, Bapak Suhardin, S.Pd., secara khusus memuji performa kelas VIII.7. Beliau menyebut penampilan para petugas hari ini sangat luar biasa dan layak mendapatkan pujian setinggi-tingginya. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari latihan keras dan pendampingan yang maksimal.Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas mingguan. Kegiatan ini adalah sarana utama untuk melatih kedisiplinan siswa."Untuk menjadi orang hebat di masa depan, kunci utamanya adalah disiplin, terutama disiplin terhadap waktu," ujar Bapak Suhardin di hadapan ratusan siswa.Pesan Spiritual dan Pentingnya Menjaga KebersihanMengutip esensi dari Surah Al-Asr, Pembina Upacara mengingatkan seluruh warga sekolah untuk bijak dalam mempergunakan waktu 24 jam yang dimiliki setiap hari. Manusia akan berada dalam kerugian jika tidak memanfaatkan waktu untuk hal-hal positif.Di akhir amanatnya, Bapak Suhardin, S.Pd., menyampaikan tiga poin penting sebagai pedoman harian siswa:Menjaga Kebersihan: Selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai wujud tanggung jawab bersama.Tepat Waktu dalam Ibadah: Mengutamakan salat tepat waktu sebagai bentuk disiplin tertinggi kepada Sang Pencipta.Kesadaran Amal Perbuatan: Mengingat bahwa setiap detak waktu dan perbuatan, baik maupun buruk, selalu dicatat secara akurat.Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembubaran barisan. Seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing dengan membawa semangat baru untuk memulai kegiatan belajar mengajar di pekan ini.

(Dewi Muslikha)