Wakasek Humas Ingatkan Idealnya Kantin Sekolah Dibuka Saat Istirahat KBM

Kota Bima, Spensa.- Disadari atau tidak, salah satu akar masalah kerawanan perilaku siswa di sekolah adalah aktivitas kantin sekolah yang tidak tertib, tidak patuh pada peraturan sekolah dan tidak peduli pada program pengembangan prestasi pendidikan di sekolah. Hal itu dikatakan oleh Wakasek Humas SMP Negeri 1 Kota Bima, Arqam Nur Islam, saat menyampaikan arahan dan pembinaan dalam kegiatan Imtaq di Masjid Nurul Ilmi, Jumat (10/01/2025) pagi. 

Dikatakannya, idealnya, kantin sekolah mestinya hanya dibuka pelayanannya pada saat jam istirahat. Hal itu dimaksudkan untuk meminimalisir dan mengendalikan ruang gerak murid yang semulanya meminta izin pada guru mapel yang sedang mengajar di kelasnya untuk ke kamar kecil, justru faktanya mereka bukannya ke kamar kecil untuk buang hajat, melainkan pergi ke kantin untuk duduk minum es teh, makan, membeli salome, berbagi cerita dan lainnya. Hal tersebut akan menjadi masalah serius dalam aspek kemajuan belajar murid. 

“Ketika murid meninggalkan KBM yang sedang berlangsung yang bukan karena izin emergency, itu berarti sebagian besar informasi yang disampaikan oleh gurunya terputus bagi siswa tersebut. Mereka tidak akan pernah paham lagi alur materi berikutnya. Sedangkan guru menjelaskan materinya secara berjenjang dari dasar yang mudah hingga tingkatan materi yang sulit atau rumit. Alur pengembangan proses penalarannya mereka tidak mendapatkannya dan tidak memperoleh materi pendalaman (deeplearning),” kata Arqam pagi. 

Wakasek Humas juga  mengingatkan para petugas kantin sekolah agar tidak membuka pelayanan pagi hari dan usai pelaksanaan Imtaq Jumat pagi dan usai pelaksanaan upacara. Karena pada waktu-waktu tersebut KBM sudah mulai aktif dan sangat aktif. Semua guru mapel sudah standby di ruang kelas menunggu hadirnya siswa untuk menerima materi ajar. (humas)