Suasana Khusyuk Imtaq Jumat di SMPN 1 Kota Bima Lantunan Surah Yasin dan Edukasi Keselamatan Berlalulintas

Suasana khidmat dan penuh kesejukan menyelimuti Masjid Nurul Ilmi SMP Negeri 1 Kota Bima pada Jumat pagi (27/2/2026). Ratusan siswa bersama dewan guru berkumpul dengan antusias mengikuti kegiatan rutin Iman dan Takwa (Imtaq), sebuah program unggulan sekolah untuk memperkuat karakter religius siswa.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Yasin bersama yang dibimbing langsung oleh guru agama. Lantunan ayat-ayat suci bergema dengan khusyuk, menciptakan atmosfer spiritual yang kental di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya, Kepala SMPN 1 Kota Bima, Bapak Abdi, S.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan. Beliau meminta seluruh siswa untuk hadir lebih awal di masjid sebagai bentuk pembiasaan disiplin diri.

"Kehadiran tepat waktu bagian dari pembentukan karakter dan penghormatan terhadap ibadah," ujar Bapak Abdi di hadapan para siswa.

Sosialisasi Lalu Lintas: Keselamatan Adalah Utama

Selain agenda rutin keagamaan, Imtaq kali ini juga diisi dengan sosialisasi dari pihak Kepolisian mengenai aturan lalu lintas. Pihak kepolisian memberikan edukasi kritis terkait larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

Kematangan Psikis: Siswa SMP secara psikis dinilai belum matang dalam mengontrol emosi di jalan raya.

Aturan Hukum: Secara fisik dan usia, siswa belum mencapai 17 tahun sehingga belum legal untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Risiko Kecelakaan: Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja menjadi perhatian serius.

Kendala Asuransi: Diingatkan bahwa pengendara di bawah umur yang mengalami kecelakaan tidak akan mendapatkan jaminan asuransi karena melanggar prosedur hukum.

Melalui integrasi antara pembinaan spiritual dan edukasi hukum ini, SMPN 1 Kota Bima berharap para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual dan kuat secara iman, tetapi juga taat pada aturan negara demi keselamatan bersama.

(Dewi Muslikha)